saco-indonesia.com, Diakui Deddy, manajer Cherry Belle, pihak manajemen merasa lebih berat ditinggalkan Anisa Rahma ketimbang fans setia. Tak bisa dipungkiri lagi , hengkangnya Anisa juga bisa membuat Cherry Belle ditinggalkan oleh sebagian penggemar setianya.

Tak dipungkiri lagi, Anisa juga memiliki fans fanatik yang akan terus mendukung nantinya. Itupun juga diakui benar oleh Deddy sebagai orang yang telah mengatur kegiatan girlband asuhannya tersebut .

"Kita lebih merasa berat jika Anisa keluar daripada memikirkan ditinggalkan fans. Ada fans yang fanatik dengan Anisa, kita nggak melarang," ungkapnya saat dihubungi wartawan.

Menurutnya semua keputusan tersebut sudah ada ditangan fans untuk dapat mencintai personel yang telah mereka idolakan itu . Deddy juga meminta fans untuk dapat tetap mendukung keputusan Anisa itu.

"Pilihan ada di publik, saran kami untuk fans Anisa, tetap dukung Anisa. Please dukung, jangan melarang Anisa keluar. Kami nggak melarang Anisa," imbuhnya.

Terkait kabar Anisa ingin bersolo karir, dikatakan Deddy bukan lagi menjadi hak manajemen untuk dapat mengaturnya. Manajemen juga tak ingin menutup apa yang diinginkan Anisa dalam menyongsong masa depannya.

"Kami juga nggak mengerti soal itu, setelah ini apa yang dilakukan Anisa sudah bukan hak kami lagi. Kami juga nggak bisa menutup masa depan Anisa. Dia (Anisa) juga harus belajar untuk dapat mencapai jenjang yang lebih tinggi," tandasnya.

Editor : dian sukmawati
Sumber : kapanlagi.com

Ms. Pryor, who served more than two decades in the State Department, was the author of well-regarded biographies of the founder of the American Red Cross and the Confederate commander.

Artikel lainnya »